Oleh: dewapur | Januari 19, 2009

antara bengong, java, dan gedit

Menunggu itu memang tidak menyenangkan apalagi bagi orang yang ga sabaran :D Bahkan gara-gara menunggu, pernah bikin quote “Kesabaran dalam penantian adalah anugerah”. Yah memang betul ada anugerah atau hikmah dibalik setiap peristiwa. Daripada bengong akhirnya kuputuskan untuk kembali ke laptop.. eh bukan, melainkan kembali mainan java yang sudah ga disentuh hampir 3 tahun lamanya. Dulu baru berkenalan dengan java sudah berpisah lagi, itu ceritanya. Tetapi berkat java juga bisa lolos tes dan diterima “nyangkul di batam”.

Awalnya cuma bikin yang sederhana, kalkulator, buat hitungan yang sederhana seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian dan pengalian. Setelah itu kok rasanya masih kurang puas, kemudian muncul ide untuk bikin hitungan yang sering digunakan selama “nyangkul sawah dan mbecak” selama hampir 3 tahun itu. Ide itu adalah bikin program penghitungan 6sigma yang sederhana saja. Setelah ketak-ketik klutak-klutik akhirya jadi juga walaupun hanya bisa dijalankan lewat konsol tapi lumayan datanya bisa ngambil dari file teks. Nanti kalo bengong lagi diteruskan untuk versi GUI-nya :D
skrinsyuut1
Sambil, ketak-ketik dan klutak-klutik ternyata gedit mantab! tinggal ditambahin pluginnya dikit sudah bisa kayak edit plus plus dan tools-nya bisa ditambahin semau gue … bisa-bisa jadi editor yang gue banget hehehe :D Eh… ada yang ga tahu gedit? Gedit itu adalah penyunting berkas teks bawaan Gnome Desktop yang jadi front-office OS (Operating System) Ubuntu.

Untuk hasil ketak-ketiknya bisa dilihat disini nih


Beri tanggapan

Your response:

Kategori